--> Skip to main content

Bupati Majalengka Tetapkan Siaga Darurat Virus Covid-19, Sekolah diliburkan selama 2 pekan

esokpagi.com - Terkait antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), Bupati Majalengka menetapkan satus siaga 1 di Kabupaten Majalengka selama 14 hari mulai sejak tanggal 15 hingga 28 Maret 2020.

Foto: instagram.com/dpmptsp.majalengka/

Hal tersebut diungkapkan Bupati Majalengka, H Karna Sobahi, dalam keterangan resminya di Pendopo Negara Bupati Majalengka, usai melaksankan rapat terbatas dengan sejumlah OPD, Minggu (15/3/2020) sore tadi Dikutip dari akun instagram dpmptsp.majalengka.

Menurut Bupati, dengan memberlakukannya darurat virus Corona di Kabupaten Majalengka, pihaknya akan memberhentikan maupun menunda sementara, berbagai kegiatan yang menghadirkan bayak orang. "Seperti contohnya, kegiatan rajaban, akan digelarnya UNBK di Disdik atau akan ada liga sepakbola di Majalengka maupun persiapan hari jadi Majalengka. Semuanya kegiatan tersebut kita tunda sementara sampai keadaan yang memungkinkan," jelas Bupati.

Bahkan menurut Bupati, selama masa darurat tersebut, pihaknya juga akan membelajarkan anak di rumah. Namun, akan tetap dipantau oleh para kepala sekolah dan para guru di sekolahnya masing-masing. "Nanti soal juknisnya dan cara mengendalikan serta memantaunya, disdik akan merumuskan soal langkah itu, sehingga tidak ada kesan oleh masyarakat dan para orangtua maupun pihak manapun sekolah di Majalengka, diliburkan," ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka mengeluarkan surat edaran nomor 421/1241-Disdik tanggal 15 Maret 2020 tentang Ujian Tengah Semester dan Kegiatan Belajar Mengajar pada Satuan Pendidikan di Kabupaten Majalengka.

Surat edaran tersebut mengatur pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) peserta didik dilaksanakan di rumah masing-masing mulai tanggal 16 s.d. 29 Maret 2020, serta menunda Penyelenggaraan Ujian Tengah Semester sampai batas waktu yang ditentukan kemudian.

Kepala Satuan Pendidikan diminta agar menugaskan setiap guru dan tenaga kependidikan untuk memberikan tugas/pembelajaran jarak jauh kepada seluruh peserta didik.

Masih dalam surat yang sama, apabila menemukan siswa yang mempunyai gejala demam atau gejala pernapasan seperti batuk/pilek/sakit tenggorokan/sesak napas, Kepala Satuan Pendidikan diminta segera melaporkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka (0233) 8291111/081324849727 atau melalui Majalengka Raharja Quick Respon 112.


#daruratcorona #covid-19
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar