--> Skip to main content

Website Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka Minim Informasi

esokpagi.com - Pembangunan di Kabupaten Majalengka akhir-akhir ini mengalami kemajuan yang sangat pesat, hal ini terbukti dengan adanya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati serta Tol Cikampek - Palimanan (CIPALI), berdirinya pabrik-pabrik serta bermunculannya tempat-tempat wisata baru.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka sebagai otoritas dalam pengelolaan Pariwisata di Kabupaten Majalengka seyogyanya menjadi yang terdepan dalam memberikan informasi terkait Pariwisata di Majalengka baik dalam bentuk brosur, spanduk maupun website.

Website sejatinya menjadi tempat untuk menyajikan informasi kepada Publik apalagi website yang dimiliki pemerintah harus lebih informatif bagi masyarakat.


Ini adalah opini pribadi saya terhadap Website milik dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka. Website Dinas Pariwisata dan Kebudayaan beralamat di http://disparbud.majalengkakab.go.id/.

Saya buka-buka isi dari Website tersebut, dan wow sangat mengejutkan isinya. Tadinya saya berharap mendapatkan informasi seputar Pariwisata yang ada di Kabupaten Majalengka tapi kenyataannya "zonk".

Jika melihat deretan menu diweb harusnya lengkap informasi yang disajikan. Ada menu Profil, Informasi, Info Wisata, Peta Wisata, Event dan Kontak Kami. Saya fokus ke Info Wisata, Peta Wisata dan Event saja, karena konten itu yang menjadi ruh dari website Dinas Pariwisata.

Di menu Info Wisata ada Sub menu Wisata Alama, Wisata Buatan, Wisata Budaya, Wisata Sejarah, Sekenian, Sanggar Seni, Wisata Kuliner dan Hotel & Penginapan. Kalo hanya liat sekilas lengkap sekali tapi saya buka lagi-lagi terkejut, Kenapa?


Jika melihat Sub menu dari menu Info Wisata itu lengkap, mulai dari Sub menu Wisata Alam sampai Sub Menu Hotel & Penginapan itu, cuman yang disayangkan adalah isi atau content dari setiap sub Menu masih sangat minim informasi bahkan tidak ada informasi sama sekali.


Ternyata dari sub menu Wisata Alam sampai sub menu Kesenian hanya ada 1 artikel aja tiap sub menunya. Salah satu contoh wisata alam, di Majalengka wisata alam itu banyak sekali, ko informasi di level website Dinas Pariwisata cuman ada 1.

Apalagi untuk sub menu Sanggar Seni, Wisata Kuliner serta Hotel & Penginapan sama sekali tidak ada informasi. Apakah Dinas Pariwisata dan Kabudayaan Majalengka ga punya databasenya?


Apalagi di menu Peta Wisata sama sekali kosong. Gimana Pariwisata Kabupaten Majalengka bisa maju, kalo Dinas yang menanganinya aja ga menyajikan informasi yang dibutuhkan oleh wisatawan.
Mungkin aja sih, kalo di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka ada datanya. Tapi apakah wisatawan mau berkujung ke Kantor Dinas?

Aku sih memposisikan diri sebagai wisatawan, sebelum berwisata ke suatu daerah pasti nyari informasi dulu objek-objek wisata, hotel maupun tempat makan yang ada di daerah yang akan dikunjungi.


Tempat yang pertama kali saya kunjungi saat mencari informasi wisata adalah website resmi pemerintah setempat. Gimana mau dapat informasi yang jelas jika website resmi milik pemerintahnya kaya milik Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka.

Emang sekarang ada Gedung Tourist Information Centre Majalengka yang baru di selesai di bangun. Tapi sampai saat tulisan ini saya publish, belum ada akrivitas di gedung tersebut. Tapi mudah-mudahan saja Gedung Tourist Information Centre Majalengka tidak senasib seperti website nya.

Saya berharap tulisan ini ada yang baca, baik dari Petinggi Pemda Kabupaten Majalengka maupun Petinggi di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka nya dan semoga ada perbaikan.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar